Kamis, 09 November 2017

Pernah



           "Berusaha menggapai sesuatu yang tak terlihat
             Sesuatu yang belum tentu nyata
             Seketika aku merasakan kehadirannya
             Sementara, lalu tiada, entah ke mana
                        Akankah mimpi itu menjadi nyata ?
                        Atau hanya sebatas fatamorgana
                        Datang, lalu pergi
                        Hilang, dan tak kembali~"

Kamis, 9 November 2017

Kita pernah merencanakan
Tentang sebuah masa depan
Yang penuh dengan harapan
            Kita pernah berangan
            Bersama bergandengan tangan
            Dan tak ada yang dapat melepaskan
Kita ingin, tapi tak bisa
Kita bermimpi & tak menjadi nyata
Haruskah kita berhenti berharap?
Haruskah semua kenangan itu lenyap?
-sela-

Cinta yang kumiliki nyata
Menyembuhkan luka. menyegarkan jiwa
Memberikan tawa dan bahagia
Bukan untuk sementara
            Dirimu boleh menghilang
            Membawa semua angan dan mimpi kita
            Tapi tidak untuk cinta
            Karena dia akan tetap selamanya J

Senin, 05 Desember 2016

I'm so in love with you
And I hope you know
Darling your love is more than worth its weight in gold
We've come so far my dear
Look how we've grown
And I wanna stay with you until we're grey and old
Just say you won't let go
Just say you won't let go


I love you and thats all i can say :) #unlocked #thankGod

Selasa, 29 November 2016

I knew I loved you then
But you'd never know
'Cause I played it cool when I was scared of letting go
I know I needed you
But I never showed
But I wanna stay with you until we're grey and old
Just say you won't let go
Just say you won't let go 

James Arthur_Say You Won't Let Go


Kamu bercerita tentang masa depan yang indah
Bahwa masa depan itu untuk kita berdua
Kamu berjanji untuk selalu setia menjaga
Entah apapun yang terjadi
Kamu
Membuatku bahagia dan
Kembali memiliki semangat untuk bertahan hidup

Kamu mengajarkanku banyak hal
Mengajarkan apa itu arti memberi dan menerima
Kamu mengajarkanku tentang apa itu kedewasaan
Kamu yang selalu ada untukku
Kamu yang selalu memberikan aku semangat
Kamu yang paling memahami aku

Just say you won't let go
Please
Don't go away from me :)

Kamis, 10 November 2016

-A LITTLE PRAYER-



Ketika yang ada di dalam hati tidak bisa lagi diucapkan
Disaat itulah yang bisa kita lakukan hanya berlutut
Menetaskan air mata dan menaikkan doa

Bukan untuk mengeluh
Bukan untuk marah
Bukan untuk kecewa 

Tetapi....

Untuk bersyukur
Bersyukur atas segala sesuatu yang Tuhan inginkan terjadi
Bersyukur bahwa dalam keadaan sesulit apapun
Kita tidak sendirian

Bersyukur untuk setiap kebahagiaan yang Tuhan berikan
Bersyukur untuk setiap kekuataan yang membuat kita tegar
Bersyukur untuk anugerah Tuhan yang begitu melimpah
Bersyukur atas kasih karunia Tuhan

Jadilah padaku sesuai dengan yang Kau kehendaki
Bentuklah aku menjadi bejanaMu ya, Tuhan
Biarlah yang lemah didunia ini, menjadi kuat karnaMu

Aku tidak akan pernah berhenti berjuang
Aku tidak akan pernah berhenti berharap
Bukan apa yang orang lihat
Tapi apa yang Engkau tahu

Terimakasih untuk kesetiaan selama 21 tahun ini
Tidak ada kasih sebesar kasihMu, Bapa
No turning back, God :)

Biarlah doa yang tidak sempurna ini,
Kau sempurnakan.
Amin

#blessed #thanksGod



Jumat, 21 Oktober 2016

Let the river flows in You

Ketika yang pernah ada itu hilang, dan yang hilang itu tidak kembali. Disitulah kita sadar, bahwa segala sesuatu itu ada tapi bukan untuk kita miliki -17-

Melangkah belum tentu berjalan
Berjalan belum tentu berlari
Berlari belum tentu berhenti
Sebelum mimpi itu tercapai,
Kita berjanji pada diri kita sendiri
Bahwa kita akan terus mengejar apa yang sudah seharusnya kita dapatkan

Tetapi
Apa yang seharusnya kita dapatkan belum tentu yang terbaik untuk kita
Dan apa yang terbaik untuk kita belum tentu menyenangkan hati
Dan apa yang menyenangkan hati dapat juga menyakiti

Hidup ini penuh dengan pilihan
Bahkan tidak memilih pun adalah sebuah pilihan
Berbeda dengan takdir
Yang terjadi begitu saja

Ketika kita harus siap kehilangan
Ketika kita harus siap menerima
Ketika kita harus siap melupakan
Ketika kita harus kuat dan berdiri sendiri
Ketika kita harus tersenyum dibalik seribu alasan kesedihan
Ketika kita harus tertawa menyembunyikan betapa sakitnya hati yang terluka
Ketika kita sadar, bahwa semuanya pernah kita miliki
dan Kini semuanya hilang, dan pergi ~

Let the happiness come
Let the love growth
Let the river flows
in you :)

Senin, 13 Juni 2016

Ketika Tuhan menciptakan langit, Dia menciptakannya begitu indah
Begitu pula dengan kita, aku dan kamu.
Dia menciptakan kita dengan sempurna
Lebih indah dari langit manapun, lebih sempurna dari ciptaanNya yang lain
Saat aku melihat langit, aku tersenyum
Terlebih saat aku melihat kamu, aku bahagia

Tiba-tiba langit itu mendung, dan hujan pun turun
Ketika langit yang indah itu bisa berubah
Salahkah jika manusia juga berubah ?
Sejenak aku berpikir
Langit tidak pernah berubah, keadaan yang memaksanya untuk berubah
Disaat itu akupun sadar
Sesempurna apapun kita, terkadang keadaan dapat membuat kita berubah
Menjadi manusia yang berbeda, yang jauh dari keindahan

Tak lama kemudian, sesuatu yang luar biasa muncul melintasi langit
Ya, aku melihat sebuah pelangi
Kata orang
Pelangi muncul saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar
Seperti aku dan kamu
Sejauh apapun kita jatuh dan terpuruk
Tetap jaga sinar itu
Meski tidak nampak, percayalah
Perlahan-perlahan sinar itu dapat kembali terlihat
Dengan sesuatu yang baru, yang lebih indah J

Kamis, 21 April 2016

When mind say NO and heart say YES
What will happened ?

Desir angin bertiup kencang sore ini, seperti biasa Lala gadis SMA yang tinggal bersama om dan tantenya, menunggu kedatangan bus untuk mengantar ia pulang ke rumah. Tik..Tok..Tik..Tok waktu terus berjalan, tidak ada tanda-tanda angkutan umum melintas, "akankah aku harus menunggu lebih lama lagi ?" ucap Lala dalam hati. Tidak lama kemudian hujan turun sangat deras, tanpa berpikir panjang Lala mencari tempat untuk berteduh sembari menunggu bus. 
"Hai" terdengar suara begitu lembut menyapanya. Lala terdiam, udara yang semakin dingin membuat dia semakin tidak bisa berkata-kata. "Hallo?" Suara itu terdengar lagi dan semakin jelas, sesaat Lala terdiam, terlihat tangan terlambai di depan matannya. " Eh, iya, Ha..Hallo" jawab Lala terbata-bata, jantungnya berdebar sangat kencang. Lala tak pernah menyangka, cowo terpopuler di SMA yang menjadi idaman banyak wanita termasuk Lala, menyapa dia di saat-saat seperti ini. Apa yang dia lakukan disini? Dan mengapa dia menyapaku? Begitu banyak pertanyaan muncul dalam pikirannya. "Gue duduk di sini ya, lagi mau berteduh nih, gue ga bawa jas hujan." Kata Derick, ya Derick namanya. Tanpa berpikir panjang Lala mengangguk dan menundukan kepalanya. Dia tidak sanggup melihat lelaki yang dia idolakan sejak duduk di bangku SMP berada tepat didepannya. Tidak ada percakapan lagi, hanya suara hujan deras yang terdengar. 15 menit berlalu tanpa ada 1 kata pun yang terucap, jantung Lala berdebar kencang, ditambah dnegan udara yang semakin dingin membuat tubuhnya kaku tak bergerak.
Jam menunjukan pk. 18.00 , hujan terlihat mulai reda, Derick bersiap untuk melanjutkan perjalananya, Lala masih terdiam sambil menundukan kepalanya. "Yuk Pulang", Kata Derick. Lala memberanikan diri untuk mengangkat kepalanya dan menatap mata indah itu. "I...iyaa. Hati-hati ya." Jawab lala sambil tersenyum. "Hati-hati? Ayo balik sama gue." Kata Derick sambil menyiapkan motornya untuk mengantar Lala pulang. "Ha? Siapa? Gue?" Tanya Lala dengan wajah polosnya. " Yaiyalah elo, sini buruan gue anterin lo pulang. Aman kok tenang aja." Jawab Derick setelah menyalakan motornya. Lala tidak tahu keanehan apa yang sedang terjadi, apakah ini mimpi? Enam tahun aku mengaguminya tanpa pernah berkata satu patah kata pun, dan sore ini aku akan pulang ke rumah bersamanya? Ini Gila. Kata Lala dalam hatinya. "Ayo buruan. ntar keburu deras lagi hujannya" Kata Derick dengan nada yang lembut. " Iya, maaf ya aku jadi ngrepotin kamu." Ucap Lala sembari naik ke atas motor. Derick tersenyum kecil.
“Makasih ya Der” kata Lala seketika sampai di rumahnya. “Iya sama-sama, rumah kita deket, besok berangkat sama gue aja lg, gue jempupt jam setengah 7 ya. Ohya gue balik dulu. Sampe ketemu besok” Kata Derick sambil tersenyum dan pergi meninggalkan Lala. “What? Gue belum jawab apa-apa dan dia besok mau jemput gue? Gila, mimpi macam apa ini. “La, dianterin sama siapa tadi?”, “ Eh tante, i..iya.. a..anuu tan..sama..sama temen kok, tan.” Jawab Lala sambil tersenyum. “Ya sudah sana ganti baju dan makan malam, tante udah siapin semuanya, jangan lupa nanti antar pesanan ke rumah Bu Endah ya, La” Kata tante kepada Lala sambil menutup pagar rumah. :Iya tan, kalo gitu Lala masuk dulu ya.” Lala berkata sambil berlari ke kamarnya.
Malam ini Lala tidak bisa tidur, dia terus menerus memikirkan apa yang sebenarnya telah terjadi. Mengapa semua hal yang terlihat tidak mungkin menjadi begitu mungkin hari ini. Ini Gila, benar-benar gila.
Keesokan paginya, “Tante, Lala berangkat dulu ya.” Kata Lala, berlari sambil memakan roti sarapannya. Dan sesuai dengan janji Derick, dia pun siap berangkat ke sekolah bersama Lala. Begitu juga saat pulang sekolah, mereka pulang bersama. Betapa bahagianya hati Lala, meski tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, hatinya berbunga-bunga. Begitu juga selama 2 minggu ini, mereka menghabiskan waktu bersama, di sekolah, jalan-jalan, bahkan saat di rumah masing-masing mereka tetap berkomunikasi melalu smartphone. 3 minggu berlalu.
“La, Om mau bicara sama kamu” Kata Om Roni kepada Lala saat makan malam. “Iya, ada apa om?” Tanya Lala sembari makan nasi goreng buatan tante Dewi. “Om, minta kamu jauh-jauh dari yang namanya Derick itu, jangan pernah berhubungan dengan dia lagi”. Sesaat setelah mendengar hal itu, seolah-olah awan mendung menguasai hati Lala. “Lho, ada apa ini, om ? Lala ga ngerti deh” Jawab Lala dengan nada cukup tinggi. “ Kalo om bilang jauhin, ya jauhin. Bila perlu kita pindah rumah supaya kamu tidak usah berangkat dan pulang sekolah bersama dia!” Lala mulai meneteskan air matanya dan berkata “Apa yang sebenarnya terjadi? Apa alasannya , om?”..”Om, jawab Lala , Om!” Lala tak kuasa menahan air matanya. “ Kamu tahu, orang tua Derick telah membunuh orang tuamu! Dulu ayahnya Derick bukan siapa-siapa, dia iri dengan ayahmu, lalu dia menyingkirkannya dengan cara membunuhnya. Kamu lupa ibumu sakit memikirkan ayahmu yang meninggal dan akhirnya ibumu juga meninggal. Om tidak mau kamu berhubungan dengan anak pembunuh itu!” Lala berlari ke kamar dan mengunci kamarnya. Dia tidak tahu apa yang harus dia katakan kepada Derick. Di sisi lain dia mengagumi Derick selama enam tahun dan mulai tumbuh benih-benih cinta dalam hatinya kepada Derick setelah melalui 3 minggu yang luar biasa menyenangkan dalam hidup Lala. Tapi di sisi lain , dia tidak bisa memaafkan orang yang telah membunuh orang tuanya secara keji. “Ya Tuhan, apakah cinta ini salah? Dan mengapa harus dia?” Hanya itu yang muncul dalam benak Lala
“Kamu kenapa sih, La? Cerita dong kalo ada masalah, aku gak mau kamu diem gini.” Desak Derick saat di sekolah. Lala terus berjalan tanpa menghiraukan Derick. Saat jam istirahat Lala duduk di halaman belakang sekolah sambil melamun. “Bunga mawar yang indah ini untuk Lala-ku yang lebih indah dari bunga mawar manapun” Kata Derick yang tiba-tiba muncul di belakang Lala sambil membawakan bunga mawar merah yang indah. Lala tak kuasa menahan hatinya, dia tidak bisa mengatakannya pada Derick,dan di sisi lain, hati ini sungguh sakit.
Dua hari berlalu , Derick tidak berhenti untuk terus membuat Lala tersenyum dan mau mengatakan yang sejujurnya. Sampai pada suatu hari, “La, dari sekian banyak wanita yang ada, kamu yang selalu menarik perhatianku. Cewek cupu yang tiba-tiba masuk ke kelas 8A dan bilang “Selamat pagi, namaku Lala”, Sejak saat itu lah, aku tertarik sama kamu. Tapi aku ga pernah berani mengatakannya , La, hingga saat hujan itu tiba, semua berubah. Please, La, cerita sama aku, apa yang membuatmu begini? Aku sayang sama kamu, sangat sangat sayang. Aku selalu berusaha melindungi kamu dan diam-diam memperhatikan kamu tanpa kamu sadari, dan setelah mengenal kamu lebih dalam, aku semakin nyaman dengan perasaan ini, La.” Kata Derick. Jadi selama ini yang selalu melindungi Lala dari bully an teman-temannya adalah Derick, yang selalu membantu Lala saat terjadi sesuatu padanya adalah Derick. Yang menjaga Lala ketika menunggu bus, ketika mengantar pesanan ke orang-orang, ya semua itu adalah Derick. Selama enam tahun, perasaan itu tidak berubah. Meski banyak wanita yang tertarik dengan Derick, namun takdir berkata lain. “Maaf, Der, aku sayang sama kamu, tapi kita tidak di takdirkan untuk bersama.” Jawab Lala tertatih dan pergi meninggalkan Derick dengan meneteskan air mata.

“Saling mencintai bukan berarti saling memiliki. Apakah cinta ini salah? Akankah dua orang yang saling menyayangi ini harus terpisahkan karena masa lalu orang tua mereka? Oh, Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Rasa cintaku begitu besar, tak pernah ku rasakan sebelumnya. Cinta pertama ini akan menjadi cinta yang terakhir pula, akan tetapi apakah cinta ini akan berakhir dengan kepergian? When mind say No but heart say Yes, what will happened ?

-17-